Tampilkan postingan dengan label iklan buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iklan buku. Tampilkan semua postingan

Jumat, Juni 03, 2011

Mengenal Agama Hindu, Buddha, Khong Hu Cu


BAB 1.
PENGERTIAN AGAMA


Agama secara umum memiliki makna percaya kepada Tuhan atau kepada sesuatu kuasa yang gaib dan sakti, seperti dewa. Agama dan kepercayaan merupakan dua hal yang berbeda, namun sangat berhubungan. Agama memiliki makna yang lebih luas, yakni merujuk kepada satu sistem kepercayaan yang kohesif (melekat satu dengan yang lain) mengenai aspek ketuhanan. Sedangkan kepercayaan hanya melibatkan seorang individu, umumnya tidak bisa dianggap sebagai sebuah agama. Sebaliknya, agama haruslah melibatkan sebuah komunitas atau kumpulan manusia.
Selain itu, agama juga merupakan sebuah fenomena masyarakat yang dapat terlihat melalui beberapa hal berikut:
- Perlakuan. Seperti sembahyang, membuat sesaji, perayaan hari raya dan upacara;
- Sikap. Seperti rasa hormat, kasih ataupun takut kepada kuasa yang luar biasa, serta anggapan suci dan bersih terhadap agama;
- Pernyataan. Seperti jampi, mantera dan kalimat suci (ayat-ayat kitab suci);
- Benda-benda material. Nampak secara lahiriah seperti bangunan, (tempat ibadah). Contoh pure, kelenteng, atau vihara.

Kepercayaan yang dipercaya oleh umat beragama terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu monoteisme dan politeisme. Monoteisme (berasal dari kata Yunani, monon = tunggal dan Theos = Tuhan), yaitu kepercayaan yang mempercayai bahwa Tuhan itu satu/tunggal, berkuasa penuh atas segala sesuatu.
Ada beberapa bentuk kepercayaan monoteisme, yaitu:
- Teisme, suatu istilah yang mengacu kepada keyakinan akan Tuhan yang ’pribadi’, artinya satu Tuhan dengana kepribadian yang khas, bukan sekadar suatu kekuatan ilahi saja;
- Deisme, merupakan bentuk monoteisme yang meyakini bahwa Tuhan itu ada, tetapi menolak gagasan bahwa Tuhan ini ikut campur di dalam dunia. Sifat Tuhan hanya dapat dikenal melalui nalar dan pengamatan terhadap alam. Mereka menolak hal-hal yang ajaib dan mengklaim bahwa suatu agama atau kitab suci memiliki pengenalan akan Tuhan;
- Teisme monistik, merupakan suatu bentuk monoteisme yang ada dalam agama Hindu, mencakup panenteisme (paham yang beranggapan bahwa Tuhan adalah ciptaan jiwa dalam suatu tubuh); monisme (paham yang beranggapan bahwa semua kehidupan adalah satu zat) dan pada saat yang sama juga mencakup konsep tentang Tuhan yang pribadi sebagai Yang Tertinggi, Mahakuasa, dan universal; panteisme, yaitu paham yang mengatakan bahwa alam sendiri itulah Tuhan.

Sedangkan politeisme (berasal dari kata Yunani polus = jamak dan Theos = Tuhan) adalah kepercayaan bahwa ada banyak Tuhan. Secara historis, banyak pemeluk politeis percaya akan keberadaan banyak Tuhan, tetapi mereka hanya menyembah satu saja, yang dianggap oleh si pemeluk itu sebagai Tuhan yang Mahatinggi. Praktek ini disebut henoteisme (paham yang percaya kepada satu dewa yang dipuja dalam banyak keberadaan); Panenteisme, yaitu suatu bentuk teisme yang berkeyakinan bahwa alam adalah bagian dari Tuhan, tetapi Tuhan tidaklah identik dengan alam. Menurut Hindu, alam adalah bagian dari Tuhan, tetapi Tuhan tidak sama dengan alam, melainkan mentrandensikannya; Monoteisme substansi berpendapat bahwa Tuhan yang banyak itu adalah perwujudan dari substansi yang satu, yang ada di belakangnya, bahwa substansi yang ada di belakangnya itulah Allah.
Selain orang-orang yang menganut monoteisme dan politeisme, ada juga yang menganut pandangan agnotisme dan ateisme. Agnotisme adalah pengakuan ketidaktahuan tentang Allah. Agnotisme tidak mengatakan bahwa tidak ada Allah, tetapi ia juga tidak menyatakan bahwa Allah ada. Ajaran ini menyatakan bahwa mustahil untuk mengetahui tentang Allah. Sedangkan ateisme adalah mereka yang percaya bahwa Allah tidak ada. Orang ateis tidak percaya bahwa Allah menciptakan manusia, sebaliknya mereka percaya bahwa manusialah yang menciptakan gagasan tentang Allah.
Sebagai umat beragama dalam meresponi umat beragama lain ada 4 sikap, yaitu: Ekslusivisme, bersikap bahwa hanya agama yang dianutnyalah yang benar, sedangkan di dalam kepercayaan lain tidak mengandung kebenaran; Inklusivisme, yakni meyakini bahwa agamanya yang benar, namun di luar kepercayaannya tersebut terdapat juga kebenaran; Pararelisme, yaitu menyejajarkan bagian-bagian yang memiliki kesamaan tanpa mempertentangkannya; Pluralisme adalah sikap yang menerima, menghargai, dan memandang agama lain sebagai agama yang baik, serta memiliki jalan keselamatan. Dalam perspektif pandangan seperti ini, maka tiap umat beragama terpanggil untuk membina hubungan solidaritas, dialog dan kerjasama dalam rangka mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan lebih berpengharapan. (Diambil dari buku Mengenal Agama Hindu, Buddha, Khong Hu Cu karya Tony Tedjo. Dapatkan cetakan ke-2 dengan memesan ke 081394401799, ada diskon 20%).

Selasa, November 24, 2009

400 Intan Bermakna


Pernahkah Anda memperhatikan kelebihan semut? Meski dia merupakan binatang yang kecil dan seolah tak berdaya, namun kita bisa belajar darinya dalam hal tolong menolong. Manusia juga, meski lebih kuat dibandingkan semut, terkadang memerlukan dukungan dari orang lain. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan memberikan kata-kata inspirasi yang bisa membangkitkan semangat dan imannya.
Saya percaya, buku ini bisa menjadi berkat bagi mereka yang dalam keadaan lemah, putus asa, tak berpengharapan. Melalui kata-kata pendek dari para tokoh yang tertulis dalam buku ini, diharapkan orang-orang yang perlu pertolongan tersebut bisa tertolong. beberapa tokoh tersebut antara lain: Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, Ps. Jimmy Oentoero, Pdt. DR. Julius Ishak Abraham, M.Sc, Pdt. Gilbert Lumoindong, Pdt. Dr. Jacob Nahuway, Pdt. Obaja Tanto Setiawan, Pdt. Dr. Hanny Layantara, Prof. Yohanes Surya, P.hD, Andrew Ho, Dr. John C. Maxwell, Albert Einstein, Zig Ziglar, dll.
Buku tipis ini sangat cocok untuk diberikan kepada teman sebagai hadiah ulang tahun atau bisa dibagikan pada waktu kunjungan kepada anggota jemaat yang lemah imannya. Hanya Rp16.000/bk. Dapatkan sekarang juga di toko buku GRAMEDIA, KHARISMA, TIGA SERANGKAI, VISI, KALAM HIDUP, MAESTRO, IMMANUEL, METANOIA, dll. Atau Anda bisa memesannya langsung ke 081394401799 dan 081320234558. Dapatkan diskon 20-30% dengan memesan minimal 10 buku ke nomor di atas sebelum 30 Januari 2010. Pesanan di atas 25 buku selain mendapatkan diskon 30% juga bebas ongkos kirim (ditambah bonus 2 bh buku Bingkai Kehidupan atau 2 bh buku Menerbitkan Buku Renungan). Dapatkan sekarang juga, persediaan terbatas.
Tuliskan alamat Anda dan segera transferkan uangnya ke BCA cabang Asia Afrika Bandung no 0080332041 an Tedjo Tony. Setelah Anda mentransferkan uangnya, beritahukan kami melalui sms ke no 081394401799, maka pesanan akan dikirimkan secepatnya ke alamat Anda.
Informasi dan pemesanan: Sdr. Timotius 081394401799; 08888255416 atau penerbitagape@gmail.com; tony_kharis@yahoo.com.

Kamis, Mei 14, 2009

Buku Baru "BINGKAI KEHIDUPAN"




Puji Tuhan, Penerbit Agape di bulan Juni ini kembali menerbitkan sebuah buku berjudul "Bingkai Kehidupan" yang didalamnya berisi 50 artikel rohani karya Pdp. Tony Tedjo, M.Th yang sudah dipublikasikan diberbagai media massa dan sudah memberkati ribuan orang diberbagai tempat. Isinya sangat bervariatif dan menguatkan iman. Orang-orang yang sudah pernah membaca artikel ini berkomentar bahwa isinya sangat memberkati dan menguatkan iman mereka. Beberapa judul diantaranya: "Tiga Jurus Mempersiapkan Masa Depan", "Peran Orangtua di Tengah Arus Zaman", "Hukum Karma VS Hukum Tabur Tuai", "Mengelola Keuangan Keluarga", "Pribadi Dinamis dan Berprestasi", dan masih banyak artikel lainnya yang tidak kalah menariknya.


Tebal sekitar 120 halaman dengan harga Rp25.000.


Khusus untuk pemesanan HARI INI melalui telpon ke no 081-394-401799 atau 08888-2554-16. Atau melalui email di tony_kharis@yahoo.com dan penerbitagape@gmail.com akan mendapat diskon 30%-40%. Harga belum termasuk ongkos kirim. Pesanan di atas 30 bebas ongkos kirim. Untuk transfer bisa dikirim ke BCA an. Tedjo Tony no. 0080332041.